Lompat ke isi utama

Berita

Komunitas Digital Pengawas Partisipatif Terbentuk, Kompas Muda Takalar Siap Awasi Pemilu 2029

Kompas (Komunitas Pengawas Partisipatif) Muda Takalar terbentuk pada P2P 2026

Kompas (Komunitas Pengawas Partisipatif) Muda Takalar terbentuk pada P2P 2026

Takalar – Semangat pengawasan partisipatif terus diperkuat di Kabupaten Takalar. Melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar di Media Center Bawaslu Takalar, Rabu (20/5/2026), terbentuk komunitas digital pengawas partisipatif bernama Kompas (Komunitas Pengawas Partisipatif) Muda Takalar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Takalar dalam mendorong keterlibatan generasi muda dan masyarakat digital untuk ikut aktif mengawasi seluruh tahapan Pemilu dan Pilkada secara partisipatif, independen, dan berintegritas.

Kompas Muda Takalar hadir sebagai wadah kolaborasi anak muda, pegiat media sosial, komunitas literasi digital, serta masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap demokrasi dan pengawasan pemilu. Komunitas ini terbentuk atas kesepakatan bersama peserta P2P Takalar tahun 2026.

Zahlul Padil, Kordiv HPPH Bawaslu Takalar mengungkapkan komunitas ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan informasi kepemiluan yang edukatif sekaligus menangkal hoaks, politik uang, ujaran kebencian, dan pelanggaran pemilu lainnya di ruang digital.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait pengawasan partisipatif, penguatan literasi digital, etika bermedia sosial, serta peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai kalangan pemuda dan komunitas lokal.

Nellyati, Ketua Bawaslu Takalar berharap Pembentukan Kompas Muda Takalar.net menjadi langkah strategis untuk memperluas jaringan pengawasan berbasis masyarakat di era digital.

Dengan adanya komunitas ini, diharapkan pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan oleh penyelenggara, tetapi juga menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Sementara Ince Hadiy Rachmat, Kordiv PPPS Bawaslu Takalar menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dan pendidikan politik bagi masyarakat untuk menegakkan keadilan pemilu demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.


(Humas Bawaslu Kab. Takalar)