Orientasi PPPK Bawaslu se-Sulsel, 6 (enam) PPPK Bawaslu Takalar Antusias Ikuti Materi
|
Takalar – Sebanyak 6 (enam) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Bawaslu Kabupaten Takalar mengikuti kegiatan Orientasi PPPK Bawaslu se-Sulawesi Selatan yang dilaksanakan secara Zoom dan Learning Management System (LMS), mulai tanggal 6 hingga 15 Juli 2026.
Kegiatan orientasi ini diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan kapasitas aparatur PPPK di lingkungan Bawaslu.
Selama pelaksanaan orientasi, peserta mengikuti pembelajaran melalui aplikasi Zoom Meeting dan Learning Management System (LMS) yang telah disiapkan sebagai media pembelajaran terpadu.
Enam peserta dari Bawaslu Takalar, Akhmad Kudri, Nurwahida, Hamzah, Muhammad Bakri, Hasdiani dan Wiwi Sunarsih mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Mereka aktif menyimak materi, berpartisipasi dalam sesi diskusi, serta mengerjakan berbagai tugas yang diberikan melalui LMS.
Orientasi ini menghadirkan berbagai materi yang bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu, etika profesi, budaya kerja, serta penguatan kompetensi dalam mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu dan pemilihan yang profesional, berintegritas, dan akuntabel.
Ketua Bawaslu Takalar, Nellyati menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan orientasi ini secara maksimal sebagai bekal dalam melaksanakan tugas sebagai PPPK di lingkungan Bawaslu.
"Orientasi ini menjadi momentum penting bagi PPPK untuk memahami peran, tanggung jawab, serta budaya kerja di lingkungan Bawaslu. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," ujarnya.
Sementara Kepala Sekretariat Bawaslu Takalar, Muhammad Yusuf menyampaikan metode zoom meeting dan Learning Menagement System (LMS) Bawaslu RI merupakan strategi efektif pelaksanaan orientasi PPPK Bawaslu sebagai upaya peningkatan kapasitas PPPK Bawaslu.
Melalui kegiatan yang berlangsung hingga 15 Juli 2026 tersebut, diharapkan seluruh peserta semakin siap menjadi ASN yang profesional, berintegritas, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi penguatan kelembagaan Bawaslu, khususnya di Kabupaten Takalar, tutupnya.
(Bawaslu Kab. Takalar)