Lompat ke isi utama

Berita

Tingkatkan Pemahaman Kepemiluan bagi Penyandang Disabilitas, Bawaslu Takalar Kolaborasi PPDI

Bawaslu Takalar dan PPDI Takalar Kolaborasi tingkatkan kerjasama dalam pengawasan partisipatif

Bawaslu Takalar dan PPDI Takalar Kolaborasi tingkatkan kerjasama dalam pengawasan partisipatif

Tingkatkan Pemahaman Kepemiluan bagi Penyandang Disabilitas, Bawaslu Takalar Kolaborasi PPDI


TAKALAR — Bawaslu Kabupaten Takalar berkolaborasi dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Takalar dalam upaya meningkatkan pemahaman kepemiluan bagi penyandang disabilitas sekaligus mendorong peningkatan pengawasan partisipatif di Kabupaten Takalar.

Kegiatan yang berlangsung di Media Center Bawaslu Kabupaten Takalar pada Kamis (29/10/2026) ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi kepemiluan yang inklusif serta mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam proses demokrasi.

Ketua Bawaslu Takalar, Nellyati mengatakan Bawaslu Takalar berupaya memperkuat pemahaman mengenai kepemiluan dan pengawasan partisipatif, sehingga penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh informasi, memahami hak-hak politik, serta berperan aktif dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu.

"Sinergi antara Bawaslu Takalar dan PPDI Takalar juga diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi yang transparan, berintegritas, dan inklusif", ungkap Nelly.

Ketua PPDI Takalar, Hendrik mengatakan keterlibatan PPDI dalam kegiatan Bawaslu Takalar telah terjalin sejak dulu, kedepan kami berharap kalangan disabilitas dapat terlibat lebih maksimal dalam pengawasan pemilu mendatang.

Ince Hadiy Rachmat, Kordiv PPPS menjelaskan bahwa Bawaslu Takalar terus mengupayakan agar pemilu inklusif diterapkan optimal di Kabupaten Takalar, berharap Lembaga, Organisasi atau komunitas kalangan disabilitas mendorong lahirnya regulasi yang inklusif.

Sementara Kordiv HPPH Bawaslu Takalar, Zahlul Padil mengatakan keterlibatan kelompok penyandang disabilitas dalam pengawasan partisipatif merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa diskriminasi.

"Kami akan merancang Memorandum of Understanding (MoU) dengan PPDI Takalar dalam peningkatan pengawan partisipatif pada pemilu nanti, sehingga pengawas partisipatif dari kalangan disabilitas semakin meningkat", ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Takalar berharap kolaborasi dengan PPDI Takalar dapat terus berlanjut dan menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran kepemiluan serta memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu di Kabupaten Takalar.


(Kudri/Humas Bawaslu Kab. Takalar)